jump to navigation

Catatan dari Kutbah Idul Adha 1431 H November 19, 2010

Posted by Sakiyo in informasi kegiatan.
trackback

Idul Adha 1431 HDengan judul kutbah “Mengembalikan Semangat Berkurban” oleh DR. Muhammad Yusuf, MA

Alhamdulillah, tentu merupakan satu kenikmatan dan kebahagiaan yang tiada terhingga bahwa pada hari ini kita merayakan hari raya Idul Adha, hari raya terbesar bagi umat Isalam , setelah dua bulan sebelumnya kita merayakan hari raya Idul Fitri, Pada hari ini sekitar tiga juta umat Islam dari beragama suku, bangsa dan ras serta dari berbagai tingkat sosial dan penjuru dunia sedang menjalani ibadah haji, berada ditempat-tempat yang mulia, di tanah suci, masya’irul haram, mereka berjalan, bergerak dari padang Arafah sejak semalam hingga pagi ini, berhenti sejenak di tempat yang mulia yaitu Muzdalifah, dan pagi ini mereka menuju Mina untuk melontar Jumrah “Aqobah, melaksanakan thowaf dan sa’i di Baitullah seraya senantiasa mengumandangkan takbir dan tahmid seirama dengan apa yang dikumandangkan takbir dan tahmid seirama dengan apa yang dikumandangkan seluruh umat Islam di seluruh dunia : “Dan serulah manusia untuk menunaikan ibadah haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”. (Al-Hajj : 27).Hari raya Idul Adha juga merupakan hari raya istimewa karena dua ibadah agung dilaksanakan pada hari raya ini jauh dipenghujung tahun hijriyah, yaitu ibadah haji dan ibadah qurban. Kedua-duanya disebut oleh Al-Qur’an sebagai salah satu dari syiar-syiar Allah swt yang harus dihormati dan diagungkan oleh hamba-hambaNya. Bahkan mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, merupakan pertanda dan bukti akan ketaqwaan seseorang seperti yang ditegaskan dalam firmanNya :” Demikianlah (Perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati”. (Al-Hajj : 33) atau menjadi jaminan akan kebaikan seseorang di mata Allah seperti yang diungkapkan secara korelatif pada ayat sebelumnya, Demikianlah (perintah Allah) dan Barang siapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya “. (Al-Hajj : 30).
Kedua ibadah agung ini yaitu ibadah haji dan ibadah qurban tentu hanya mampu dilaksanakan dengan baik oleh mereka yang memiliki kedekatan dengan Allah yang merupakan makna ketiga dari hari raya ini : “Qurban” yang berasal dari kata “qaruba qaribun” yang berarti dekat. Jika posisi seseorang jauh dari Allah, maka dia akan mengatakan lebih baik bersenang-senang keliling dunia dengan hartanya dari pada pergi ke Mekah menjalankan ibadah haji. Namun bagi hamba Allah ysng memiliki kedekatan dengan Robbnya dia akan mengatakan “Labbaik Allahumma Labbaik” lebih baik aku memenuhi seruanMu ya Allah ….. Demikian juga dengan ibadah qurban. Seseorang yang jauh dari Allah tentu akan berat mengeluarkan hartanya untuk tujuan ini. Namun mereka yang posisinya dekat dengan Allah akan sangat mudah untuk mengorbankan segala yang dimilikinya semata-mata memenuhi perintah Allah swt.
Demikian antara lain kotbah yang disampaikan pada hari raya Idul Adha 1431 yang mengambil tempat dibekas lapangan Golf Ancol atau disebut sekarang dengan Ecopark Ancol yang sangat hikmah jamaah mendengarkan kotbah yang disampaikan tepat pukul 07.00 pagi dimulai sholat, setelah selesai sholat dan kutbah Idul Adha dilanjutkan dengan serah terima hewan kurban dari manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang dalam hal tersebut Bapak Ir. Budi Karya Sumadi sebagai Direktur Utama kepada Ketua Pelaksana Kegiatan Idul Adha 1431 H, selanjutnya mulai disembelih para petugas pemotongan hewan qurban sangat cekatan dengan jumlah hewan Sapi sebanyak 41 ekor begitu cepat dikerjakan bahkan Kambing sebanyak 10 ekor, hal tersebut adalah hasil para Karyawan Jaya Ancol yang berqurban sebagai bentuk sosial ke agamaan yang diberikan kepada para mustahik diwilayah kawasan Taman Impian Jaya Ancol serta daerah penyangga Ancol seperti Pademangan Barat & Timur, Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priuk Jakarta Utara dan lainnya dengan sistem pembagian daging qurban  adalah masing-masing lembaga seperti Yayasan, Mushola, Majlis Taklim mengajukan proposal kepanitia untuk dapat daging qurban yang sudah dikemas oleh panitia bahkan pembagian tersebut sampai sholat Azar berjamaah, panitia dengan semangat mengerjakan kegiatan tersebut bahkan ada panitia yang sampai tidak kebagian daging qurban karena saking sibuknya, itu adalah pekerjaan sosial  kemanusiaan agama yang setiap tahunnya dilaksanakan semoga amal ibadahnya semua panitia dapat diterima oleh Allah swt. Amin
Perpustakaan pada hari itu tanggal 17 Nopember 2010 tidak beroperasi seperti biasanya dikarenakan kegiatan Idul Adha dengan demikian kami segenap pengurus memohon maaf kepada pengguna Perpustakaan serta kepada anggota Perpustakaan umumnya, Insya Allah hari-hari berikutnya kami tetap melayani para pengguna Perpustkaan “SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H”

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: